PVC FOAM BOARD LOW COST KOMATEX



PVC FOAM BOARD
PVC FOAM BOARD
CHEAPER advertising material
FASTER and easy workmanship
HIGH IMPACT impression




Perekat Acrylic

Lem Acrylic Solvent

Perekat akrilik adalah bahan pengikat yang terbuat dari polimerisasi asam akrilik. Variasi komposisi kimia menghasilkan jenis perekat akrilik untuk tujuan yang berbeda. Variasi komposisi kimia tersebut dimaksudkan untuk menyeimbangkan karakteristik kinerja geser , kupas , dan tackting. Perbedaan lainnya termasuk, suhu, viskositas/ kekentalan formula , pengaturan waktu curing ( matang dan merekat sempurna) diperlukan untuk mendekati keinginan applikator.
Perekat akrilik dijual dalam bentuk cair, pasta , dan emulsi. Sifat kimia dapat dirancang untuk instalasi permanen/ struktural atau untuk dimungkinkan instalasi yang tidak permanen dengan cara mengaplikasikan suatu bahan untuk memecahkan ikatan kimia tersebut .
Desain kimia perekat akrilik ditujukan untuk mendapatkan keseimbangan antara kohesi internal atau geser , serta tacky. Kekuatan kupas/ peel atau ikatan adhesi adalah ukuran dari ikatan antara perekat dan bahan itu mengikat . Adhesi biasanya meningkat selama jangka waktu tertentu setelah aplikasi sementara (curing) perekat. Tacky adalah kecepatan perekat segera merekatkan ke bahan lain .

Lem SUPER GLUE ACRYLIC adalah lem solvent/ lem pelarut berkarakter sangat cair, bening, dengan kecepatan tacky/ menggabungkan dua acrylic dengan singkat, setelah curing ( dalam hitungan menit) merekat sangat sempurna dan kuat. Variasi komposisi bahan kimia yang sempurna menjadikan SUPER GLUE ACRYLIC mampu meminimalisir kabut putih yang terkadang timbul akibat kondisi iklim di Indonesia yang memiliki tingkat kelembaban tinggi.




Proses pengeleman dua lembar akrilik bersama-sama, sebenarnya  lebih tepat bila disebut las dengan pelarut (solvent welding). Hal ini karena akrilik tidak bisa direkatkan dengan cara yang sama seperti bahan lainnya. Kebanyakan bahan direkatkan dengan menggunakan perekat (adhesives).  Tetapi acrylic direkatkan dengan bahan kimia atau campuran bahan kimia (lebih dari satu) yang dapat melarutkannya (solvent).  Dengan solvent yang sesuai  lembaran akrilik dapat melunak (softening) sehingga reformasi dua lembar menjadi satu bagian. Pengelasan dengan solvent” akan menciptakan ikatan yang sangat kuat dan aman karena lembaran akrilik bukan direkatkan, tetapi dilas bersama-sama sebagai gantinya (kedua permukaan lembar acrylic akan melarut bersama dan membentuk satu ikatan baru, ketika bahan pelarut menguap). Namun, proses ini hanya dapat berhasil sempurna dengan lembaran yang pas satu dengan lainnya  dan memiliki tepi permukaan yang halus di kedua sisi yang hendak di joint. Hal ini karena pelarut acrylic bersifat sangat cair (viskositas sangat rendah dan cepat menguap). Untuk mendapatkan permukaan acrylic rata halus dapat dilakukan pengamplasan sebelumnya.
Untuk merekatkan dua potong akrilik bersama-sama, anda harus merapatkan sisi joint kedua lembar akrilik secara tegak lurus 90 deg, dengan bantuan klem, atau meminta asisten menahan lembar acrylic bersama-sama sehingga pas satu dengan lainnya. Gunakan botol aplikasi dengan jarum diujungnya, atau dapat juga dengan bantuan kuas kecil.  Solvent akan mulai bergerak masuk secara kapiler dan segera melunakkan/melarutkan akrilik kemudian membentuk ikatan yang kuat dengan segera seketika sampai solvent menguap dengan sempurna. Berhati-hatilah untuk tidak menumpahkan atau memercikan pelarut pada permukaan acrylic, karena hal ini akan merusak lembaran akrilik. Jika anda dengan tidak sengaja menumpahkan pelarut, jangan menyeka itu. Biarkan menguap dengan sendirinya sampai mengering, setelah kering betul dapat dipoles dengan rubbing compound, saya merekomendasikan rubbing compound larut air seperti ini :

Sansai Kako Osaka Japan Rubbing Compound
Berikut illustrasi gambar sumber wikihow :

Sekali lagi penting diperhatikan permukaan yang hendak di joint harus rata, bila kurang  rata dapat diamplas halus grit 500, biasanya pemotongan dengan menggunakan mata gergaji akan menghasilkan permukaan yang kurang rata, untuk itu perlu diamplas lagi. Permukaan potongan akan lebih sempurna rata bila kita menggunakan alat potong pisau cutter khusus acrylic. Lem acrylic sangat cair dan mudah sekali menguap sehingga tidak memungkinkan menutup permukaan yang kurang rata. Potongan juga harus flat siku, dan perhatikan dalam mengamplas jangan justeru sampai membuat tepi acrylic menjadi concave (cembung), sebab bidang tempel menjadi sangat sempit.

Setelah diamplas, lap dengan kain untuk menghilangkan debu acrylic yang menempel, kain dapat dibasahi dengan alkohol untuk menghilangkan kelembaban uap air dari lingkungan sekitar sekaligus pretreatment sebelum pengeleman.

 Dempetkan tepi acrylic yang hendak dijoint setegak lurus mungkin, gunakan alat bantu bila perlu.

Yang terbaik adalah dengan menggunakan botol applikator yang memiliki jarum pada ujungnya, bila sulit mendapatkan botol jarum aplikator ini, anda dapat menggunakan jarum suntik yang dapat dibeli di toko alat kesehatan, namun sayangnya penggunaan jarum suntik ini tidak bertahan lama, karena karet (warna hitam) pada jarum suntik tidak tahan terhadap lem ini sehingga akan melunak/ leleh. Bila hal ini terjadi anda masih dapat memanfaatkan jarumnya saja dan dapat memindahkannya pada wadah plastik lain yang memiliki ujung yang berbentuk kerucut (misal wadah plastik bekas lem epotec/ atau disebut orang lem korea).


Bila jarum suntik tidak didapatkan juga anda dapat menggunakan kuas kecil, lem acrylic yang begitu cair akan mengalir secara kapiler mengisi celah antara kedua tepi yang dijoint. Perhatikan pengeleman dengan daya rekat dan hasil terbaik akan didapatkan bila cairan lem mengisi bidang join secara penuh, atau dengan kata lain tidak ada buble udara yang terjebak. Bila masih ada buble udara yang terjebak, anda dapat menambahkan lagi cairan lem superglue acrylic sehingga cairan lem yang ditambahkan dapat mendorong dan mengisi celah udara yang terjebak, lakukan sebelum lem mengering.


Pegang beberapa saat +/- 1 menit, dan lepaskan bila lem sudah menguap sempurna.

Terkadang kita masih mendapatkan hasil pengeleman yang kurang memuaskan karena adanya buble yang terjebak pada daerah joining seperti foto berikut ini :

Untuk acrylic tebal seperti foto tersebut buble udara yang terjebak memang agak sulit dihindari, kemungkinan sebabnya kita tidak dapat menjamin daerah joining acrylic benar benar rata (dalam ukuran mikron) sekalipun telah diamplas halus. Untuk itu dapat dicoba dengan metode memasukkan pin jarum pada dua tepi acrylic yang hendak dijoint.


 
Pin jarum dapat diangkat beberapa detik sebelum lem menguap sempurna (lem masih basah), berat acrylic akan menekan dan mengeluarkan buble yang terjebak.

sumber foto thread forum : http://www.reefcentral.com/forums/ad forum

Selamat bekerja.

Lem Superglue Acrylic tersedia dalam kemasan botol kaca 250 ml.
kirim keseluruh wilayah Indonesia : Sumatra, Jawa, Bali
Note :
Karena berupa cairan untuk antar pulau lem superglue acrylic ini hanya bisa dikirim via jalur darat,

Hubungi :
Langgeng Laksana
c/p : Hudi Leksono WA 087785386071

Langgeng Laksana plastics and tools menggunakan lem acrylic superglue ini untuk menyelesaikan pekerjaan pekerjaan acrylic custome terlebih lagi acrylic yang dipergunakan untuk menahan beban berat dan mengharuskan terbebas dari kebocoran ataupun rembes sekalipun seperti aquarium dengan daya tampung volume air yang besar.

Horizontal acrylic aquarium dia 40 cm panjang 100 cm
hexagonal acrylic aquarium lebar 40 cm tinggi 80 cm

Jenis Acrylic berdasarkan proses produksi

Istilah "akrilik" dipergunakan untuk produk-produk yang mengandung bahan yang berasal dari asam acrylate atau senyawa sejenis.  Istilah ini kerap digunakan untuk menggambarkan plastik jernih seperti kaca/glass yang lebih tepatnya merupakan polimer poli(metil)-metakrilat atau disingkat PMMA.  PMMA, juga disebut kaca akrilik karena memiliki sifat yang menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk banyak produk yang mungkin juga tadinya dibuat dari kaca.  Sebetulnya ada dua jenis akrilik dilihat dari proses pembuatannya yaitu jenis ekstrusi (extruded acrylic atau sering ditulis xt) dan jenis cetakan atau ditulis pmma cast.

Pengerjaan Polycarbonate

Memotong/ menggergaji :
Lembar polikarbonat solid dapat dipotong dengan berbagai peralatan gergaji , baik gergaji tangan (jig saw) ataupun yang  terpasang di meja (circular saw, band saw, fret saw). Sesekali penghentian sementara berguna untuk mendinginkan gesekan antara mata gergaji dengan polycarbonate. Polycarbonate akan melunak pada suhu 130 deg C, panas yang diakibatkan gesekan bisa menimbulkan stress, terkadang mengalirkan air pada saat penggergajian dapat membantu. Ingatlah selalu berhati-hati saat mengoperasikan alat potong dan gunakan pelindung mata/ gogle.

Keuntungan Polycarbonate



Shelter Clear Polycarbonate
      TAHAN PUKUL DAN BENTURAN
Polikarbonat memiliki kekakuan tinggi dan kekuatan pukul yang ekstrim, sehingga polikarbonat sangat tepat digunakan pada aplikasi yang sangat mungkin terkena dampak benturan. Ketahanan polikarbonat terhadap benturan 200 kali lebih kuat dibandingkan material kaca/ gelas dan 30 kali lebih kuat dibanding acrylic sehingga polikarbonat jelas menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan material lain. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...